Wali Kota Jefri Uji Coba Fungsi SPAM Kali Dendeng

oleh -118 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore melakukan commisioning test tahap uji coba fungsi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Dendeng di Kelurahan Manutapen pada Jumat, 1 Juli 2022.

Proyek multiyears itu telah selesai dikerjakan dan akan segera difungsikan untuk melayani kebutuhan air bersih warga Kota Kupang.

Untuk diketahui Commisioning Test atau tahap uji fungsi instalasi pengolahan air (IPA) dilaksanakan di Kelurahan Fontein, Kelurahan Manutapen, Kelurahan Penkase Oeleta dan Kelurahan Alak yang menjadi lokasi pembangunan SPAM Kali Dendeng. Dan megah proyek di empat keluruhan itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 168.575.301.800 yang bersumber dari APBN.

Wali Kota Jeriko menyambut gembira rampungnya proyek SPAM Kali Dendeng yang akan memenuhi kebutuhan air bersih warga Kota Kupang dan sekitarnya.

Menurutnya, IPA Kali Dendeng diharapkan akan menyupplay air bagi sebanyak 12 ribu sambungan rumah (SR). Namun sebagai tahap awal, saat ini pipa yang sudah berhasil dibangun sudah dapat difungsikan untuk melayani 1.000 SR. Selanjutnya, Pemkot Kupang berencana akan menganggarkan pemasangan pipa sekunder secara bertahap sehingga dapat melayani hingga 12 ribu sambungan rumah sesuai yang ditargetkan.

Project Manager Nindya Karya, Seno Susanto menyampaikan setelah selesai proses pengerjaan SPAM Kali Dendeng akan diserah terimakan sementara atau Provisional Hand Over (PHO) ke Pemerintah Kota Kupang untuk dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang.

Pemantauan uji fungsi di mulai dari lokasi Kali Dendeng yang merupakan titik awal proses pengolahan air dilakukan. Dimana air ditampung pada kolam intake yang kemudian dialiri ke bak prasedimentasi dengan menggunakan zat kimia untuk pengendapan lumpur dan membersihkan air dari sampah. Kemudian setelah melalui proses tersebut air akan dipompa menuju IPA Manutapen.

Pada IPA Manutapen, air akan melalui proses filtrasi lalu ditampung pada reservoir dengan kapasitas 3000 meter kubik. Selanjutnya dialirkan ke reservoir berkapasitas 1000 meter kubik yang berlokasi di kelurahan Penkase Oeleta untuk kemudian dialirkan ke masyarakat.

Wali Kota bersama rombongan juga berkesempatan melakukan uji fungsi pada penggunaan sistem Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) di Kantor PDAM Kota Kupang. Sistem SCADA sendiri merupakan sistem kendali industri berbasis komputer yang dipakai untuk monitoring system atau control system.

Sistem ini dapat mendeteksi dan memvisualisasikan gangguan atau kerusakan yang terjadi di lapangan, sehingga petugas dapat segera mengetahui dan mengatasi kerusakan.

Turut hadir antara lain Kasatker Pelaksanaan prasarana Permukiman Wilayah I Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi NTT, Roy Marten, ST, dan Project Manager PT. Nindya Karya (Persero), Seno Susanto beserta jajarannya. (PKP_chr/HT)