Tiga Pemda di Sulawesi Selatan Apresiasi Kegiatan Gebyar Pupuk Kakao NPK Pelangi

oleh -53 Dilihat

Suara-ntt.com, Luwu Timur-Tiga pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi kegiatan Gebyar Pupuk Kakao NPK Pelangi.

Tiga Pemda di Sulawesi Selatan itu terdiri dari Pemerintah Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Jumardin, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, dan Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim dalam rilis yang diterima media ini, Selasa, (23/1/2023) siang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Jumardin mengapresiasi Gebyar Pupuk Kakao NPK Pelangi yang digelar Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia, yang dinilai menjadi momentum untuk kemajuan komoditas perkebunan terkhusus kakao di Kabupaten Luwu.

“Semoga kehadiran produk pupuk terbaik dari Pupuk Kaltim, dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan produktivitas kakao di Kabupaten Luwu, sehingga petani kakao kita semakin Makmur,” ujar Jumardin.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menilai kegiatan ini menjadi sarana tepat bagi petani, untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengoptimalkan lahan garapan.

“Dari kegiatan ini diharap para petani semakin termotivasi meningkatkan produktivitas hasil, dan sektor pertanian kakao Luwu Utara dapat kembali berjaya, ” cetusnya.

Menurut Indah, Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan Luwu Utara dengan kontribusi terhadap PDRB mencapai 20 persen. Luas lahan pertanian kakao Luwu Utara pun merupakan yang terbesar di Indonesia, dengan 27 ribu petani yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kita untuk mengembalikan kejayaan kakao di Luwu Utara, melalui sinergitas bersama Pupuk Kaltim dan Pupuk Indonesia untuk mendorong petani agar lebih produktif,” ucap Indah.

Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim, pun menyambut optimis Gebyar Pupuk Kakao NPK Pelangi. Dirinya menyebut kegiatan ini menjadi upaya bersama dalam mendorong produktivitas pertanian dan kapasitas petani, agar produksi kakao di daerahnya semakin meningkat.

Menurut Budiman , hal itu sejalan dengan visi misi Luwu Timur yang ditetapkan dalam sembilan program prioritas, salah satunya mengupayakan peningkatan produksi pertanian khususnya kakao.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, mengingat sektor pertanian merupakan motor penggerak perekonomian Kabupaten Luwu Timur yang diharap terus bertumbuh agar kesejahteraan petani kian tercapai,” tutur Budiman. ***