Soal Satu Pasien NTT Terpapar Posetif Covid-19, Hasilnya akan Diumumkan Langsung oleh Gubernur NTT

oleh -20 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT sekaligus Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi antara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT dengan Kementerian Kesehatan dan hasilnya akan diumumkan langsung oleh Gubernur NTT selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT soal satu orang warga NTT yang posetif terpapar corona virus atau Covid-19.

“Kita jangan berandai-andai meski sudah diumumkan satu orang NTT positif covid-19. Kita juga perlu tahu dinyatakan positif itu berdasarkan rapid tes atau hasil dari pemeriksaan menggunakan metode PCR,” katanya kepada wartawan di Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Kamis (9/4/2020) malam.

Dikatakan, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dijadwalkan akan mengumumkan kepada masyarakat tentang satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan postif Covid-19 pada hari ini Jumat (10/4/2020).

“Besok (hari ini, red) sekitar jam 09.00 atau jam 10.00 Bapak Gubernur akan bicara langsung kepada masyarakat NTT tentang banyak hal termasuk satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 oleh gugus tugas penanganan Covid-19 tingkat pusat,”ungkapnya.

Dia juga belum mengatahui pasien postif Covid-19 tersebut asalnya dari mana dan sedang dirawat di rumah sakit mana. “Besok (hari ini) akan disampaikan semuanya oleh Bapak Gubernur,” ujarnya.

Marius merincikan, hingga saat ini sampel swab yang dikirim ke Laboratorium Kemnkes sebanyak 43, dan 26 diantaranya sudah diketahui negatif, dan 17 sampel hingga kini belum ada hasil.

“Kita berharap agar laboratorium pemeriksaan swab dengan metode PCR segere beroperasi di RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang agar pemeriksaan swab bisa langsung dilakukan di sini,”pungkasnya.

Lebih lanjut kata dia, Gubernur NTT juga meminta masyarakat NTT agar jangan panik, tidak boleh gelisah dan selalu siaga dan waspada dengan tetap menjaga kesehatan.

“Kalau kita panik dan psikologi kita terganggu tentu kita akan stres dan membuat daya tahan tubuh kita menjadi menurun. Dan saat bersamaan penyakit akan masuk dalam tubuh kita”.

“Himbauan Bapak Gubernur agar kita tetap tenang dan tetap menjalankan protokoler yang dianjurkan pemerintah untuk menjaga jarak antar sesama juga menghindari kerumunan,”tambanya.

Pada kesempatan itu dia meminta agar seluruh masyarakat NTT agar selalu menggunakan masker ketika keluar rumah atau ke tempat-tempat umum, bahkan bila perlu didalam rumahpun tetap menggunakan masker jika sedang batuk atau flu.

“Kita harus dengan cermat mengikuti semua pedoman dan arahan baik dari WHO maupun dari pemerintah,”pintanya. (Hiro Tuames)