SMAN 5 Kupang Gelar Sekolah Tatap Muka secara Terbatas

oleh -118 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT memutuskan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka secara terbatas yang diberlakukan pada bulan Mei 2021

Berdasarkan keputusan ini, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Kupang akan menggelar sekolah tatap muka bagi para siswa, namun diberlakukan secara terbatas.

Kepala sekolah (Kepsek) SMAN 5 Kupang,Veronika Wawo Dheo, Mengatakan berdasarkan keputusan Dinas, Untuk SMAN 5 Kupang, pembelajaran Tatap muka Baru di mulai pada Hari Selasa (3/5/2021)

Namun dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan diberlakukan secara terbatas”,

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terbatas bagi peserta didik hanya diwajibkan bagi peserta didik yang sudah melakukan tes Swab oleh Biokes undana.

“Siswa yang telah mengikuti tes swab kalai lalu yang bisa masuk untuk mengikuti pembelajaran tatap muka atau offline di sekolah,”ujar Veronika Ketika di konfirmasi wartawan.

Bagi siswa yang belum melaksanakan tes swab akan tetap mengikuti pembelajaran online dari rumah sambil menunggu tahap mengikuti tes swab lanjutan oleh petugas.

Karena saat ini belum semua peserta didik bisa mengikuti pembelajaran tatap muka, karena baru 25 persen yang di swab.

peserta didik yang lain masih mengikuti pembelajaran online sambil menunggu proses pelaksanaan tes swab lanjutan dari Biokes undana.katanya

Sebelumnya untuk semua guru sudah melaksanakan tes swab dan hasilnya negatif, untuk itu mulai Selasa (4/5/2021) ada 320 orang yang akan masuk ke lingkungan sekolah

Dari 320 orang ini, sudah tergabung siswa dan semua komponen yang ada di sekolah.untuk guru ada 120, dan 200 siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka atau offline, unjarnya

Sehingga untuk memperketat proses pembelajaran, pihaknya akan mensteril sekolah bagi orang-orang yang sudah diswab,

Sedangkan yang belum melakukan Swab, akan mengikuti ketentuan protokol kesehatan SOP yang dibuat oleh sekolah dan Lab Biokes.

Selain akan melakukan steril di lingkup sekolah, pihaknya juga sudah menyiapkan Satgas COVID serta perketat protokol kesehatan COVIF-19.Tandas Kepsek SMAN 5 Kupang. (HT)