PSI Tidak Akomodir Bacaleg yang Tersandung Kasus Korupsi

oleh -125 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT, dr. Christian Widodo dengan tegas mengatakan, pihaknya tidak akan mengakomodir bakal calon legislatif (Bacaleg) yang tersandung kasus korupsi dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

“Partai kita tidak akan mengakomodir bakal calon legislatif yang tersandung kasus korupsi dalam pemilu 2024 mendatang,”tegas dr. Chris kepada wartawan di Kantor DPW PSI NTT pada Rabu, 18 Mei 2022.

Dia mengatakan, PSI NTT secara resmi membuka pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) tahun 2024 mendatang tanpa mahar (biaya) untuk tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

“Terhitung hari ini, Rabu (18/05/2022, red) kami telah membuka pendaftaran bacaleg secara resmi untuk tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota di NTT,” katanya.

Dia menjelaskan, mekanisme pendaftaran penerimaan bacaleg tersebut akan dilalui beberapa tahapan. Antara lain tahap administrasi (penyerahan berkas),
uji kompetensi (wawancara) oleh tim juri independen yang terdiri dari akademisi, tokoh agama maupun tokoh perempuan untuk mendapatkan penilaian yang netral. Selain itu ada tahap uji petik di lapangan dan tahap penetapan.

“Dari hasil wawancara tersebut akan diserahkan kepada kami. Ada instrumen penilaian yang nantinya akan menjadi masukan bagi kami untuk menentukan bahwa dia layak menjadi bacaleg PSI atau tidak,”ungkapnya.

“Semua tahapan itu ada bobot penilaian dan tidak serta merta karena tidak lolos di satu tahap bukan berarti yang bersangkutan gagal. Karena kita DPW PSI NTT juga akan memberikan penilaian,”tambahnya.

Dijelaskan, sejauh ini pihaknya sudah siap untuk melakukan verifikasi struktur partai.

“Dan struktur kami sudah lengkap di 22 kabupaten/kota, baik itu administrasi kantor maupun keanggotaan sehingga kami siap untuk verifikasi KPU,”jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, target setiap kabupaten/kota harus satu fraksi begitu juga untuk tingkat provinsi. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh beberapa lembaga  besar menempatkan PSI diatas empat persen lebih.

“Kita tetap menjaga kondisi ini sampai pemilu 2024 mendatang. Dan untuk bacaleg pusat sudah ada beberapa orang yang mendaftar baik di Dapil NTT I maupun NTT II,”imbuhnya.

Sementara Wakil Ketua DPW PSI NTT, Kanisius To, menambahkan, pendaftaran bacaleg dibagi dalam tiga gelombang yakni gelombang pertama di mulai sejak hari Rabu (18/05/2022) hingga 30 Juni 2022.

Gelombang kedua dibuka mulai 01 Agustus 2022 hingga 30 September 2022, sedangkan untuk gelombang ketiga dibuka pada 05 Januari 2023 mendatang.

Menurutnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para bacaleg seperti, melampirkan fotokopi ijazah terakhir, biodata/cv, pas photo warna 3×4 2 lembar dengan latar bebas, menandatangani surat pernyataan. Berkas-berkas ini haris dimasukkan dalam map snelhecter warna merah.

Untuk persyaratan lainnya yakni atasan usia bacaleg minimal 21 tahun dan bukan mantan napi korupsi.

Selain itu dalam penentuan caleg tentunya juga akan melalui beberapa tahap seperti tahap administrasi.setiap berkas dari para bacaleg akan diperiksa dan bila memenuhi semua persyaratan administrasi maka akan lolos ke tahap selanjutnya.

Tahapan kedua yakni tahap uji kompetensi, dalam tahap ini para bacaleg akan diuji kemampuannya oleh beberapa tim juri independen dan hasil dari uji kompetensi ini akan dijadikan dasar bagi PSI menentukan bacaleg mana yang lolos ke tahap selanjutnya.

Tahapan ketiga yakni tahap uji petik dari masyarakat. Dalam tahap ini tim DPW PSI akan melakukan uji petik di lapangan untuk meminta masukan dari masyarakat figur mana yang siap dan layak diusung oleh PSI dan terakhir adalah tahap penetapan bakal caleg mana yang layak maju dari PSI dari dapilnya masing-masing.

“Dalam pendaftaran bacaleg ini, dapat dilakukan secara online juga offline. Untuk pendaftaran offline, bacaleg dapat memasukan berkas di kantor DPW NTT juga di Kantor DPD seluruh NTT,” katanya. (Hiro Tuames)