Pinjaman Daerah Sebesar Rp 150 Miliar untuk Biayai Jalan Provinsi

oleh -162 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Pemerintah Provinsi NTT mendapat pinjaman daerah sebesar Rp 150 miliar dari Bank NTT untuk membiayai pembangunan jalan provinsi sepanjang 108 kilometer di 22 kabupaten/kota.

Pada kesempatan itu Pemprov NTT bersama Bank NTT menandatangi perjanjian kerja sama (PKS) pinjaman uang tersebut. Penandatanganan PKS itu dilakukan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Direktur Bank Utama NTT, Isyak Eduard Rihi, di alun-alun Kantor Gubernur NTT Kamis, (19/03/2020).

Gubernur VBL mengatakan, pinjaman senilai Rp 150 miliar itu akan digunakan untuk pembangunan ruas jalan provinsi di NTT sepanjang 108 kilometer di 22 kabupaten/kota.

“Pencairan dana akan disesuaikan dengan termin pekerjaan dan prosedurnya sama seperti biasa,” katanya.

Dikatakan, sindikasi pinjaman bersama dengan Bank Mandiri batal untuk mengisi pinjaman yang sudah diproyeksikan sebelumnya sebesar Rp 270 miliar. Dengan demikian, Pemprov akan menggandeng PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang merupakan salah satu lembaga dari Kementerian Keuangan yang bergerak dibidang pinjaman daerah.

“Bank Mandiri belum bersedia. Ini kan kita sedang menabrak segala hal. Dan belum pernah terjadi sehingga pemda juga sedang belajar. Kedepan kita langsung pinjaman langsung 1 trilyun dengan SMI,” ungkapnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Zakarias Moruk mengatakan pinjaman uang dari Bank NTT itu akan membiayai pembangunan jalan provinsi sepanjang 108 kilometer.

“Ada 15 paket pekerjaan diseluruh NTT dengan panjang 108 kilometer ruas jalan provinsi,”ungkapnya.(Hiro Tuames)