Penularan Transmisi Lokal Terus Meningkat

oleh -20 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Peningkatan kasus positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT dari penularan transmisi lokal terus meningkat setiap hari dan makin mengkhawatirkan.

Pada Jumat (27/11/2020), penularan transmisi lokal kembali menyumbang tambahan kasus positif Covid-19 baru. Sebanyak 4 dari 5 kabupaten menyumbang tambahan kasus baru satu penularan transmisi lokal.

Berdasarkan data Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi NTT, terjadi tambahan 18 kasus positif Covid-19 baru di 5 kabupaten kota.

“Ada penambahan 18 kasus positif Covid-19 baru pada hari ini,”kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, David A. Mandala kepada wartawan, Jumat (27/11/2020).

David mengatakan, sebanyak 16 kasus baru itu merupakan penularan melalui transmisi lokal yakni, 11 kasus di Kota Kupang, 2 kasus di Kabupaten Sikka, 2 kasus di Kabupaten Manggarai Barat dan 1 kasus di Kabupaten Kupang. Sementara itu, 2 kasus lainnya di Kabupaten Manggarai merupakan kasus positif pelaku perjalanan dari Denpasar.

Sementata itu, pada hari yang sama, 12 orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh yakni 6 pasien dari Kota Kupang, 4 pasien dari Kabupaten Manggarai dan 2 pasien dari Kabupaten TTS.

Dengan tambahan 12 pasien sembuh, maka total pasien positif Covid-19 yang sembuh di NTT menjadi 693 orang. Sementara itu, sebanyak 22 pasien dinyatakan meninggal dan 422 orang masih dirawat dan dikarantina.

Kota Kupang Terbanyak

Kota Kupang masih menjadi kota dengan penularan Covid-19 terbanyak (kasus terbanyak) yakni mencapai 463 kasus dengan 177 pasien dinyatakan sembuh, 15 pasien meninggal dan 271 yang dirawat saat ini.

Kasus tertinggi berikut ada di Kabupaten Ende dengan 112 kasus, Kabupaten Manggarai Barat dengan 79 kasus dan Kabupaten Manggarai dengan 71 kasus.

Selanjutnya Kabupaten Sikka dengan 60 kasus, Kabupaten Ngada dengan 52 kasus, Kabupaten Sumba Barat dengan 44 kasus, Kabupaten Sumba Timur dan Flores Timur dengan 32 kasus serta Kabupaten Sumba Barat Daya 30 kasus.

Selain itu, ada Kabupaten Belu dengan 28 kasus positif, menyusul Kabupaten Kupang dan Lembata dengan 27 kasus, Kabupaten Nagekeo dengan 25 kasus, Kabupaten TTS dengan 19 kasus, Kabupaten Alor dengan 11 kasus serta Kabupaten TTU, Rote Ndao, Malaka dan Sumba Tengah dengan 6 kasus, sedangkan Kabupaten Manggarai Timur menyumbang 1 kasus. (HT)