Pemprov Jabar ingin Terlibat Langsung dalam Pengembangan Pariwisata di Labuan Bajo

oleh -36 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) ingin terlibat secara langsung dalam pengembangan pariwisata di Labuan Bajo ibukota dari Kabupaten Manggarai Barat.

Hal itu terungkap ketika Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik bersama rombongan beraudiens dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di ruang kerjanya, Kamis, (7/1/2021).

Kadis, Dedi Taufik sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi NTT dalam menggenjot berbagai sektor terutama sektor pariwisata sehingga berdampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

“Apa yang dilakukan oleh Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur di bidang pariwisata sungguh luar biasa. Hal itu membuat kami ingin berkesempatan bergabung melalui investor kami, sehingga kami juga ingin terlibat langsung dalam pengembangan pariwisata di Labuan Bajo.

Ini juga akan jadi laporan kami kepada Pak Gubernur Jabar, Bapak Ridwan Kamil selaku pimpinan kami agar bergerak cepat untuk merealisasikan semua yang sudah kami rencanakan,” katanya.

Gubernur VBL Sambut Niat Baik Itu

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyambut niat baik rencana tawaran kerja sama dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) di bidang pariwisata dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium.

“Tentu hal ini merupakan berita gembira buat NTT karena Pemprov Jabar juga ingin ikut ambil bagian dalam mendukung pariwisata di Labuan Bajo. Ini juga sekaligus membuka ruang untuk kita dapat menjalin kerja sama yang tentunya akan saling menguntungkan bagi kedua Provinsi kita ini,”ungkapnya ketika menerima audiens dengan utusan Gubernur Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat beserta rombongan di ruang kerjanya.

“Dari COVID-19 juga kita belajar untuk bersatu, menggabungkan kekuatan antar provinsi sehingga ada kontribusi nyata dari kita sendiri untuk kembali memulihkan sektor pariwisata. Bagaimana semangat, animo masyarakat yang luar biasa dari provinsi lain untuk masuk bermitra ke NTT, karena kita tahu bahwa turis nusantara jadi kekuatan pada waktu sekarang ini,” tambah Gubernur Viktor.

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa saat ini NTT dan Labuan Bajo sedang menjadi daya tarik utama sehingga selain dukungan dari Pemerintah Pusat juga investor dari provinsi lain maupun investor asing yang terlibat didalam peningkatan kualitas pariwisata. Untuk itu akan dipersiapkan jaringan sistem keamanan yang baik di Labuan Bajo sehingga para investor tidak perlu ragu untuk berinvestasi.

“Labuan Bajo sebagai daya tarik utama yang memberikan dampak pembangunan bagi NTT khususnya Pulau Flores, kita juga akan siapkan _security system_ yang baik sesuai standar keamanan Internasional, baik di darat, udara sampai jaringan bawah laut agar dapat memantau dan menjaga semua aset yang kita miliki. Saya juga menjamin segala urusan perijinan akan dipermudah tanpa proses yang berbelit-belit atau menghambat,” ujarnya.

Dia mengatakan, Pemprov NTT terbuka dalam kerja sama pada setiap bidang yang tentunya mesti secepat mungkin untuk direalisasikan.

“Ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan antara Pemprov NTT dan Jabar dalam bentuk kerjasama, mulai dari pengembangan pariwisata, peningkatan SDM, hingga industri pengolahan yang tentunya dapat menguntungkan kedua belah pihak”, bebernya.(HT/Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)