NTT jadi Provinsi Terakhir Bro Armaya Siregar Kibarkan Bendera PSI

oleh -174 Dilihat

Pose bersama Bro Armaya L. Siregar dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi NTT, Bro dr. Christian Widodo serta Pengurus PSI NTT di Restoran Suba Suka Kupang pada Selasa, 28 Juni 2022 malam.

Suara-ntt.com, Kupang-Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi provinsi terakhir Bro Armaya L. Siregar melakukan road show mengelilingi 34 provinsi di Indonesia untuk mengibarkan bendera Partai Solidaritas Indonesia (PSI.

“Settingan awal dari ide saya itu bahwa NTT menjadi titik terakhir,”kata Armaya didampingi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi NTT, Bro dr. Christian Widodo dan Pengurus PSI NTT di Restoran Suba Suka Kupang pada Selasa, 28 Juni 2022 malam.

Armaya L. Siregar yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jayapura Selatan melakukan road show keliling Indonesia setelah mendapat restu dari Bro Ketua Umum PSI, Giring Ganesha tanggal 27 Januari 2022 lalu.

Armaya mengatakan, setelah mendapat restu dari Bro Ketua Umum PSI, Giring Ganesha dirinya memulai road show dari Kota Jayapura dan berakhir di NTT. Semua rute itu ditempuh dengan menggunakan kapal laut. 

“Dan semua itu biaya sendiri karena saya yang mencetusnya,”ungkapnya.

Dia mengisahkan awal perjalanan dimulai dari tanggal 2 Pebruari 2022 lalu. Dan selama 9 hari perjalanan dirinya sangat berhati-hati karena tidak dikatongi surat ijin dari partai.

Dikatakan, Indonesia sangat kaya dan menarik mempunyai potensi dan budaya yang begitu luar biasa.
“Kalau kita lihat Indonesia ini luar biasa potensi-potensi dan budaya yang ada. Karena sungguh anugerah Tuhan yang luar biasa bagi Nusantara ini,”pintanya.

Bro Armaya L. Siregar dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi NTT, Bro dr. Christian Widodo.

Dia mengakui sambutan di tiap daerah yang dikunjungi sangat baik sebagai kader PSI rasa solidaritas yang begitu tinggi. Karena ada instruksi langsung dari Ketum PSI sebagai perintah dan loyalitas dalam menjalankan amanat itu.

Dijelaskan, yang mendasari untuk menjelajah seluruh Indonesia karena sangat dirinya mencintai dan loyal terhadap PSI.

“Loyalitas itu mahal dan tidak semua orang lakukan itu. Dan itu harus ditunjukkan,”ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, setelah menjelajah 26 provinsi sempat terhenti karena mau naik haji. Dan misi baru dilanjutkan setelah pulang naik haji. “Target saya waktu itu 50 hari untuk menjelajah semua provinsi yang ada,”ucapnya.

Menurutnya PSI itu adalah partai anti tesis dengan partai-partai lain. “Kita mencoba partai ini lebih eksklusif khususnya bagi para kaum milenial untuk ikut berpolitik dan menentukan pembangunan bagi daerah dan bangsa ini,”pungkasnya.

“Saya ingin semua kader partai ikut berjuang untuk membesarkan partai ini. Sebesar apapun partai itu tergantung dari kadernya bergerak disemua lini,”tambahnya.

Dia menambahkan, hambatan yang ditemui di lapangan khususnya transportasi di Indonesia Timur sangat sulit ketimbangan di Jawa bisa bergerak kapan saja.

“Yang tadinya ada hambatan dan itu menjadi kepuasan tersendiri dengan menjelajah semua provinsi di Indonesia,” bebernya. (Hiro Tuames)