MUI NTT Siap Bergandengan dengan Pemerintah Demi Kemajuan Daerah Ini

oleh -111 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Untuk mewujudkan pembangunan bagi masyarakat NTT, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT akan terus bergandengan dan bersinergi bersama pemerintah NTT.

“Kami siap bersama Pemerintah Daerah untuk membangun NTT. Daerah ini tidak akan maju kalau kita berjalan sendiri-sendiri. Dengan demikian harus dipererat Organisasi Keagamaan dan Pemerintah bersama seluruh masyarakat NTT untuk bersama mewujudkan NTT Bangkit NTT Sejahtera,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT Muhamad S. Wongso pada acara Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur Masa Khidmat 2021-2026 dengan tema “Sinergi Ulama dan Umara, Wujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera” yang dilaksanakan di Aula El Tari Kupang pada Senin, 17 Januari 2021.

Sementara Wakil Ketua Umum MUI, Marsudi Syuhud mengharapkan anggota MUI NTT perlu menjaga warisan kesatuan bangsa.

“Warisan kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita harus bisa terus menjaga warisan ini. NTT ini sangat baik karena sebagai contoh bisa menjaga keberagaman dan perbedaan. Saya juga mengajak kita semua baik MUI maupun jajaran Pemerintah untuk terus berbakti bagi nusa dan bangsa dan berbuat baik untuk siapa saja. Peduli terhadap  lingkungan, masyarakat, pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Marilah kita terus berbuat baik pada semua orang,” katanya.

NTT jadi Miniatur Indonesia

Pada sisi lain Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan,
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal sebagai miniatur bangsa Indonesia sehingga harus menjaga kesatuan dan toleransi bangsa ini.

Gubernur Viktor meminta Badan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT untuk mampu berperan menjadi pioner pembangunan NTT dengan semangat nasionalisme dan tetap menjaga toleransi hidup beragama.

“MUI NTT harus menjadi pioner pembangunan sebagai wujud nyata pikiran-pikiran kebangsaan dalam sikap nasionalisme dan toleransi. Kita berharap kepengurusan yang baru ini memberikan manfaat bagi pembangunan di NTT. Kita harus jaga kesatuan dan nasionalisme kita. NTT ini miniatur Indonesia dengan terdiri dari banyak pulau, suku, agama, bahasa, beragam warna kulit dan lainnya. Kita kaya akan aspek-aspek sosiokultural yang harus terus kita jaga,”katanya.

“Organisasi MUI ini juga harus terus bergerak sebagai pencerdas dan pembimbing umat dan masyarakatnya menuju peradaban manusia yang maju dan berkualitas di zaman modern. Sehingga mampu menghasilkan generasi manusia beradab serta terus belajar,” tambah Gubernur.

Dikatakan, MUI harus juga melayani semua masyarakat tanpa  mengenal perbedaan juga menjaga kedamaian kehidupan bertoleransi bersama agama yang lain.

“Saling melayani untuk mempererat keberagaman kita. Itu adalah bagian dari pelayanan iman kita. Siapa yang percaya dan bertakwa kepada Sang Pencipta maka dia memiliki kekuatan spiritualitas yang kuat. Dengan spiritualitas yang kuat maka iman dan pelayanan kita sebagai manusia akan lebih baik. Bukan saja rajin berdoa di tempat ibadah, tetapi harus juga dia membawa harapan bagi dirinya dan juga untuk orang lain. Harus terus berbuat baik dan berguna bagi orang lain,”pungkasnya. (HT)