Kualitas Air Oenoni II Standar WHO dan Siap Dikonsumsi

oleh -98 Dilihat

Suara-ntt.com, Oelamasi-Kualitas air minum yang disediakan oleh Yayasan Waha Mitra Indonesia (WMI) Cabang Kupang di Desa Oenoni II Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur tidak diragukan lagi karena sudah memenuhi standar WHO dan memiliki kualitas air yang siap diminum tanpa perlu dimasak.

“Secara praktis air yang kita
ini sudah memenuhi standar WHO dan memiliki kualitas air yang siap diminum tanpa perlu dimasak,”kata Country Director WMI Cabang Kupang, Jan Danial pada acara peresmian air bersih air di Desa Oenoni II Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang pada Rabu, 9 Maret 2022.

Daniel mengatakan, dibangunnya Sarana Air Sehat (Air Minum) dan instalasi pipa air ke rumah penduduk di Desa Oenoni II dikarenakan masyarakat setempat kesulitan air bersih dan sumber airnya jauhnya dari perkampungan hingga menempuh jarak 2 kilometer untuk mendapatkan air bersih.

Dengan demikian, Yayasan WMI melakukan survey pada tahun 2020 di Desa Oenoni II dan pada tanggal 26 Juni 2021 dibentuk Komite pembangunan Sarana Air Sehat (Air Minum) dan instalasi pipa air ke rumah penduduk yang disponsori oleh Yayasan Waha Mitra Indonesia (WMI) Cabang Kupang yang bergerak di bidang pembangunan Sarana Air Sehat (Air Minum) dengan standar sistem tugu kran.

Danial menjelaskan, instalasi pipa air ke rumah penduduk sendiri merupakan inovasi baru yang dilakukan oleh WMI berdasarkan permintaan dan masukkan dari masyarakat desa untuk pengerjaannya didukung dari sumbangan masyarakat dan Pemerintah Desa Oenoni II.

Sementara itu Bupati Kupang Korinus Masneno mengatakan, peresmian air minum di Desa Oenino II merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Kupang dengan Yayasan WMI.

“Hari ini telah dibangun air bersih di Kabupaten Kupang, khususnya di Desa Oenoni II dan pengembangan jaringan hingga 180 dan akan ditambah 120 jaringan lagi,”ucapnya.

Korinus Masneno juga menyampaikan terima kasih  kepada Yayasan WMI, semoga kerja sama ini tidak sampai disini melainkan berlanjut terus. (HT)