Kopdit Swastisari jadi Mitra Pemerintah dalam Bangun Ekonomi NTT termasuk Pakan Ternak

oleh -20 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Koperasi Kredit (Kopdit) Swastisari Kupang menjadi mitra Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun perekonomian NTT termasuk pakan ternak.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberi apresiasi langkah dan terobosan dari Kopdit Swastisari Kupang dalam mendukung pengembangan sektor riil.

“Apresiasi untuk Kopdit Swastisari karena sekarang masuk ke sektor riil. Nantinya Swastisari dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun perekonomian NTT dan juga sektor pakan ternak karena market kita pada sektor ini senilai 1,1 triliun rupiah yang keluar dari NTT,” kata Gubernur Viktor saat menerima audiensi dengan KSP Kopdit Swastisari di ruang kerjanya, Kamis (7/1/2021).

Viktor menyampaikan bahwa tahun 2021 ini, pihaknya menyiapkan semua administrasi dan infrastruktur pabrik pakan ternak sehingga tahun depan (2022) bisa dapat beroperasi di NTT.

“Rencananya kita pemerintah akan bangun pabrik pakan ternak duluan yang kita rencanakan di Pulau Timor, Sumba dan Flores. Tahun ini kita siapkan proses tender dan pembangunan infrastrukturnya sehingga tahun depan dapat beroperasi. Dan kita minta agar koperasi dapat bermitra dengan pemerintah untuk melakukan hal yang sama,”ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, saat ini dunia masuk pada era digital. Koperasi di NTT juga harus menyesuaikan dengan perkembangan jaman yang ada. Kedepan koperasi bisa lebih maju dan terhubung dengan lembaga perbankan lainya untuk bersinergi dan memajukan daerah ini.

“Target kita tahun depan memiliki seribu koperasi digital. Dari aspek pendaftaran dan proses badan hukumnya bersifat online. Persaingan pasti semakin ketat dan perlu diimbangi dengan sistem dan manajemen internal yang kuat. Karena Koperasi ke depanya harus terintegrasi dengan lembaga perbankan lainya termasuk Bank NTT untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah ini,”ujarnya.

Dukung Program TJPS

Ketua Pengurus Kopdit Swastsari Kupang, Asterius David Daki menyampaikan bahwa pada tahun 2021 Kopdit Swastisari akan masuk ke sektor riil termasuk Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dan anggarannya sudah disiapkan untuk masyarakat dari aspek permodalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kopdit Swastisari di tahun ini akan mulai masuk ke sektor rill lebih tepatnya akan bergerak pada sektor Peternakan, Kelautan dan Pertanian khususnya program TJPS yang anggaranya kami siapkan sebesar 200 miliar rupiah yang dapat diakses masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Aster.

Aster mengatakan, Kopdit Swastisari sangat mendukung penuh program digitalisasi koperasi.

“Kami juga mendukung program Pemerintah Provinsi NTT yaitu program digitalisasi koperasi. Kami yakin dengan digitalisasi koperasi dapat menghentikan aktivitas koperasi yang tidak berbadan hukum yang sangat menyusahkan dan memberatkan masyarakat NTT,”ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut dilakukan penandatanganan prasasti peresmian Gedung Kantor Cabang KSP Kopdit Swastisari Kefamenanu. (HT/Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)