‘Kejar Target’ Bupati dan Wabup Sumba Tengah Pantau Terus Lokasi Pengembangan Food Estate

oleh -89 Dilihat

Suara-ntt.com, Waibakul-Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu dan Wakil Bupati Sumba Tengah, Daniel Landa terus memantau lokasi pengembangan food estate. Hal itu dilakukan demi memenuhi target yang ingin dicapai. Bahkan kedua pemimpin itu rela berjalan berkeliling siang maupun malam untuk melihat perkembangan program food estate itu.

“Kami dua pak wakil akan terus memantau dan mengawal pengolahan lahan ini agar tidak ada yang mengalami keterlambatan, baik siang maupun malam kami akan kawal dan pantau terus,” kata Bupati Limu ketika melaunching program food estate yang berlokasi di Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat pada Rabu, 17  November 2021.

Kegiatan launching ditandai dengan pengolahan lahan menggunakan alsintan yaitu traktor roda 4 sebanyak 15 unit yang merupakan bantuan dari Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Diketahui launching food estate tahun 2021 diawali dengan kegiatan olah lahan jagung yang dimulai pada Desa Dasa Elu di bulan September dan berakhir di Kecamatan Mamboro pada bulan oktober 2021, sementara pengolahan lahan sawah telah dimulai dari tanggal 10 November 2021 yang diawali dari Desa Anakalang, Kecamatan Katiku Tana.

“Pola pengolahan lahan baik lahan sawah maupun lahan kebun kami gunakan pendekatan lahan dan bukan pendekatan perorangan atau pemilik lahan. Hal ini ditempuh guna menghindari persepsi di masyarakat agar tidak ada perbedaan yang punya lahan besar dan lahan kecil sehingga siapapun yang punya lahan akan kami olah,”ungkapnya didampingi Wakil Bupati Sumba Tengah, Daniel Landa.

Bupati Paulus menambahkan bahwa lokasi food estate tahun 2021 yang tersebar di 65 desa sudah by name dan by address dan sudah ada titik koordinat. (HT/Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sumba Tengah)