Kasus Dugaan Penganiayaan Seorang Ibu di Rote dalam Tahap Penyelidikan

oleh -26 Dilihat

Suara-ntt.com, Ba’a-Kasus dugaan penganiayaan atau tindak pidana terhadap seorang ibu kembali terjadi di Desa Mundek, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasus penganiayaan tersebut dalam tahap penyelidikan Polsek Rote Barat Laut (RBL) dengan Laporan Polisi Nomor :LP / B / 51 / XI / 2022 / SPKT/ SEK RBL/RES RN/POLDA NTT, tertanggal 13 November 2022.

Kapolsek Rote Barat Laut, Ipda Esbon Toele yang dikonfirmasi media melalui pesan What’s App, membenarkan peristiwa tersebut dan telah menerima laporan dari seorang perempuan berinisial FF (44) dengan alamat RT012 /RW006 Desa Mundek, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, dan pelaku penganiayaan (terlapor) seorang laki-laki berinisial BS yang beralamat yang sama dengan korban.

Kapolsek Ebson menjelaskan, kronologi peristiwa yang dilaporkan sesuai dengan keterangan korban dugaan penganiayaan tersebut yakni pada hari Minggu, (13/11/2022) sekitar pukul 11:30 WITA di rumah saudara HS (TKP) dimana saat itu korban berada di dapur hendak menyendok nasi untuk makan. Namun tiba-tiba terdengar suara terduga pelaku penganiayaan dari dalam ruang tamu sambil mengeluarkan kalimat makian. Ketika bertemu korban, terlapor langsung mendorong kepala korban dengan tangan kiri dan memukul kening korban sebanyak 2 (dua) kali menggunakan kepalan tangan kanan dan mengakibatkan lebam pada kening sebelah kiri korban.

Atas kejadian tersebut, korban dugaan penganiayaan mendatangi Polsek Rote Barat Laut guna melaporkan kejadian tersebut agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Rote Ndao, AKBP I Nyoman Putra Sandita, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kasie Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo, S.IP kepada media melalui pesan Whats App membenarkan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan unit Reskrim Polsek Rote Barat Laut.

Dikatakan, saat ini sudah ada 6 saksi yang diperiksa termasuk korban. Dan direncanakan besok akan dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor. Setelah usai seluruh saksi dan terlapor diperiksa baru akan dilakukan gelar perkara.
(Salman/TJ/Tim)