Christian Widodo Bakal jadi Figur Baru dan ‘Kuda Hitam’ di Pilwalkot Kupang 2024

oleh -169 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universiras Nusa Cendana (Undana) Kupang telah menggelar jajak pendapat publik di Kupang, Nusa Tenggara Timur terkait peta politik 2024 pada 7-15 Februari 2022.

Hasil survei itu dirilis pada Senin 21 Februari 2022 itu dilakukan terhadap 400 warga di 37 kelurahan/ desa yang tersebar di Kota Kupang.

Hasil survei memperlihatkan tingkat popularitas dan elektabilitas sejumlah figur yang dinilai mempunyai potensi dan kapasitas memimpin Kupang pada periode 2024-2029.

Pengamat Politik dari Universitas Muhammadyah Kupang DR. Ahmad Atang mengatakan, survey itu telah menempatkan dr. Christian Widodo masuk dalam tiga besar setelah pemain lama Jefri Riwu Kore (Jeriko) dan Jonas Salean.

Dikatakan, dengan masuknya Christian Widodo dalam peta pertarungan politik pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2024 menjadi fenomena menarik. Hal ini karena sebagai politisi, Chris Widodo merupakan pemain dan figur baru dalam peta politik Kota Kupang sejak yang bersangkutan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan demikian, kehadiran Christian Widodo yang merupakan figur baru dan ‘kuda hitam’ bukan sebuah utopis.

Dijelaskan, sebagai pendatang baru, ternyata dalam waktu yang tidak terlalu lama Chris Widodo mampu menarik simpati publik sehingga menghantarkan menjadi anggota DPRD Provinsi NTT dari daerah pemilihan (Dapil) I Kota Kupang pada pemilu 2019 lalu.

“Perjalanan politik ini telah melegalisasi kehadiran politik milenial yang menjadi ikon PSI dan dr. Christian berada di arus politik milenial dan beliau hadir pada momentum yang tepat,”kata Atang kepada media ini ketika dihubungi melalui Whatsapp pada Rabu, 23 Pebruari 2022.

Sebagai Ketua Umum partai politik kata dia tentu yang bersangkutan mempunyai modal untuk bertarung di Pilkada Kota Kupang. Namun posisi PSI saat ini mempunyai satu kursi dan diharapkan pada pemilu 2024 PSI bisa lolos sebagai peserta pemilu.
Oleh karena itu, pekerjaan Chris dan PSI ke depan adalah memastikan untuk bisa ikut pemilu setelah gagal mencapai ambang batas pada pemilu 2019.
Jika PSI lolos dan mendapat dukungan publik Kota Kupang dengan meraih kursi di DPRD Kota Kupang maka jalan menuju pilwalkota bukan hanya isapan jempol.

Lebih lanjut kata dia, memang saat ini belum terjadi polarisasi politik karena partai politik belum memunculkan figurnya. Begitu juga lembaga survey lain belum melakukan hal yang sama sehingga apa yang dibuat oleh Undana Kupang merupakan trend awal karena dinamika tentu akan terus berlanjut.

Namun demikian, fenomena dr. Christian akan membuat peta politik bergeser dari politik satu lawan satu pada pilkada 2024 menjadi lebih dari dua pasangan calon (Paslon). *** Hiro Tuames***