Bedanya PSI, Daftar Caleg Gratis dan Gaji Tidak Dipotong

oleh -56 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat ini sudah membuka pendaftaran bagi calon legislatif (caleg). Dimana mengajak seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk mendaftar menjadi calon legislatif  (Caleg) untuk Pemilu 2024 mendatang. Karena di PSI tidak ada mahar (biaya) bahkan terpilih menjadi anggota DPRD pun gajinya diterima utuh tanpa dipotong.

“Jadi untuk semua putra-putri NTT yang ingin mendaftar, termasuk rekan-rekan wartawan, PSI itu membuka pintu seluas-luasnya. Tidak dipungut biaya, kalau jadi anggota dewan gajinya tidak dipotong. Dan kalau di partai lain ada yang dipotong 30 hingga 40 persen dijamin tidak ada mahar, tidak ada uang, karena semuanya melalui proses seleksi secara terbuka. Dan ini yang tidak dimiliki oleh partai lain cuma ada di PSI yang melakukan seleksi,”kata Wakil Ketua Dewan Pembina DPP PSI, Grace Natalie pada acara Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) DPW PSI Provinsi NTT di Hotel Kristal Kupang pada Selasa, 27 September 2022 malam.

Sis Grace mengatakan, penentuan bro dan sis menjadi caleg di PSI bukan atas dasar keputusan Ketua DPP PSI atau Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP PSI bahkan Ketua DPW PSI NTT tetapi oleh panitia seleksi independen.

“Dan seleksi itu kita siarkan langsung dimedia sosial. Jadi betul-betul terbuka dan yang terpilih menjadi caleg adalah orang yang berkualitas,”ungkapnya.

“PSI benar-benar melakukan seleksi yang terbuka dan transparan. Kemudian PSI tidak menerima caleg yang tersandung kasus korupsi, intoleransi, narkoba, terorisme, dan tidak melakukan kekerasan kepada ibu dan anak-anak,”tambahnya.

Dia mengatakan kehadirannya bersama Sekjen PSI adalah untuk melantik ketua DPW PSI NTT sekaligus membahas persiapan menjelang verifikasi faktual yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.

“Hari ini kita akan melakukan pelantikan pengurus DPW PSI NTT, Ketuanya masih Bro Christian Widodo. Selain itu hari ini juga kita akan melakukan pembekalan menjelang verifikasi faktual, karena sudah di depan mata, juga sekaligus merapatkan barisan membahas strategi pemenangan pemilu 2024. Jadi agenda utamanya begitu,” jelas Grace.

Grace juga mengatakan bahwa pada Pemilu 2024 nanti PSI merasa lebih siap dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya.

“Jauh lebih siap kali ini. Pemilu yang lalu adalah Pemilu pertama kami. Kita tidak punya peta, tidak punya informasi yang detil di mana konstituen PSI berada. Nah, bekal dari Pemilu pertama itu, kita sekarang sudah punya gambaran yang lebih jelas, isu-isu yang kami bawa ini diterima di mana, di tempat-tempat manakah konstituen PSI berada,” ucap Grace.

Grace juga mengungkapkan bahwa pada Pemilu mendatang PSI optimis akan melampaui parliaementary threshold (PT).

“Kami optimis, kita tidak lagi bicara tembus parliamentary threshold 4 persen tapi kita bicara soal 8,9, atau 10 persen, dengan strategi yang akan kita jalankan menuju Pemilu 2024,” imbuhnya.

Apalagi, sambung Grace, kali ini komposisi struktur partai juga sudah jauh lebih rapi.

“Kali lalu pas kita verifikasi, mau rekrut pengurus susahnya minta ampun, karena belum ada partainya, belum menjadi peserta Pemilu. Jadi kita mau yakinkan orang untuk jadi pengurus itu jauh lebih susah dibandingkan saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, kiprah para anggota legislatif (Aleg) PSI akan sangat membantu popularitas dan elektabilitas PSI pada Pemilu mendatang.

“Kebetulan kita punya di sini Bro Chris, salah satu anggota DPRD yang kinerjanya sangat baik di provinsi, bahkan di dalam survey-survey untuk Pilkada pun namanya salah satu yang punya elektabilitas tinggi. Jadi, kita, selain orang sudah lebih kenal, sekarang ini ada etalase pekerjaan yang bisa kita perlihatkan kepada masyarakat,” papar Grace.

Oleh karena itu Grace Natali berpesan kepada seluruh kader agar memikirkan tentang Pemilu yang semakin dekat ini.

“Ini hal yang harus kita pikirkan tiap saat, kita bawa dalam tidur, bila perlu kita mimpikan kampanye. Itu yang saya alami pada Pemilu yang lalu, mau di kereta, di bandara, di pesawat, mimpinya selalu mimpi kampanye. Itu baru benar, kalau belum berarti masih kurang,” candanya.

Sementara itu, Sekjen DPP PSI, Dea Tunggadewi memberi apresiasi kepada DPW PSI NTT karena menjadi yang terbaik dalam menyiapkan infrastruktur partai maupun dalam hal perekrutan anggota.

Sis Dea juga mengatakan, PSI sudah sangat siap mengikuti Pemilu 2024 karena seluruh berkas yang dibutuhkan telah dilengkapi.

Sementara itu Ketua DPW PSI Provinsi NTT, dr. Christian Widodo menambahkan, hal itu yang dilakukan di NTT bagi para caleg tahun 2019 lalu. Dimana pihaknya melakukan penjurian independen dengan melibatkan tokoh akademisi dan tokoh agama. Selain itu dalam seleksi itu ada skor nilai yang ditetapkan lalu diserahkan ke pihak DPW NTT.

Untuk diketahui bahwa kegiatan Kopdarwil sekaligus pelantikan pengurus DPW ini dihadiri langsung Wakil Ketua Dewan Pembina DPP PSI, Grace Natalie, Sekertaris Jenderal PSI, Dea Tunggadewi, dan Ketua Dewan Pembina DPW PSI NTT, Jane Natalia Suryanto. (HT)