Bank NTT ‘Sulap’ Pasar Tradisional Batu Cermin Labuan Bajo jadi Digital

oleh -92 Dilihat

Suara-ntt.com, Labuan Bajo-Pasar Tradisional Batu Cermin Labuan Bajo sebelumnya kumuh dan tak terurus dengan baik. Namun berkat Bank NTT Cabang Labuan Bajo pasar itu ditata dan ‘disulap’ menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Pada Selasa, 10 Mei 2022 sekitar pukul 08:45 WITA, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman bersama rombongan berkunjung ke Pasar Tradisional Batu Cermin Labuan Bajo. Kehadirannya disana, sesuai agenda untuk memantau pasar yang sebelumnya kumuh ini, ‘disulap’ Bank NTT menjadi pasar digital.

Saat itu Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida didampingi sejumlah pejabat utama Bank Indonesia, seperti Naek Tigor Sinaga, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja.

Sementara di lokasi pasar sudah menanti sejumlah pejabat seperti Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Dana, Johanis Landu Praing, serta sejumlah kepala divisi. Sementara dari unsur Pemda, hadir Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng dan sejumah pejabat Pemda.

Setiba di lokasi pasar itu mobil Ny. Aida berhenti tepat di depan seorang pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat yang bertugas sebagai tukang parkir.

Saat itu Ny. Aida kaget karena langsung disodorkan layanan pembayaran dengan menggunakan sistem digital. Plat nomor kendaraan yang ditumpanginya, dimasukkan ke aplikasi dan sesaat kemudian muncullah tagihan yang dibayar secara digital oleh yang bersangkutan. Tak menunggu lama, Ny. Aida pun membayar dengan cara scan QR Code atau code QRIS sesuai nominal untuk sekali parkir. Usai membayar jasa parkir secara elektronik, rombongan pun diperkenankan untuk masuk ke dalam lokasi pasar dan terlihat Ny. Aida sangat bersemangat saat itu.

“Terimakasih Bank NTT,”ujarnya saat itu.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Direktur Dana, Johanis Landu Praing, bersamaan menyatukan kedua telapak tangannya dan bersikap memberi hormat sambil sedikit membungkukkan badannya.

Di dalam pasar, dirinya berkeliling ke sejumlah pedagang dan memborong dagangannya. Seperti aneka sayur, buah-buahan dan cabe. Tak ketinggalan ia pun membeli beberapa bungkus kopi asli Manggarai sebagai oleh-oleh dari NTT. (Humas Bank NTT/HT)