Jumlah Penumpang Angkutan Udara di Bulan Desember 2020 Meningkat sebesar 10,48 Persen

oleh -63 views

Suara-ntt.com, Kupang-Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jumlah penumpang angkutan udara pada bulan Desember 2020 mengalami peningkatan sebesar 10,48 persen dibandingkan bulan November 2020 yang berjumlah 199.584 orang.

Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara pada Desember 2020 sebanyak 220.508 orang atau lebih rendah dibandingkan dengan bulan Desember tahun sebelumnya yang berjumlah 338.442 orang.

Sementara jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Desember 2020 sebanyak 117.856 orang. Sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 102.652 orang.

Dikatakan, ada empat bandara sipil di NTT pada bulan Desember 2020 dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El Tari-Kota Kupang (46,75 persen), Komodo-Manggarai Barat (19,11 persen), Frans Seda-Sikka (6,64 persen) dan H. H. Aroeboesman, Ende (5,87 persen).

“Kalau kita lihat pada Desember 2020, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui pintu darat lintas batas Atambua sebanyak 13 orang. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 50 persen apabila dibandingkan dengan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk pada bulan November 2020 yaitu sebanyak 26 orang,” kata Darwis melalui Live Streaming, Senin (1/2/2021).

Dijelaskan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di NTT pada bulan Desember 2020 sebesar 38,00 persen. Hal ini berarti dari seluruh kamar hotel bintang yang tersedia di NTT pada bulan Desember 2020 rata-rata terisi sekitar 38,00 persen.

Angka TPK bulan Desember 2020 turun 4,51 poin dari TPK bulan November 2020 yang sebesar 42,51 persen dan lebih rendah 15,75 poin dari Desember 2019 lalu yang sebesar 53,75 persen.

Kemudian rata-rata lama tamu menginap pada hotel bintang di NTT selama bulan Desember 2020 adalah 1,45 hari atau lebih rendah dari rata-rata lama tamu menginap bulan November 2020 selama 1,57 hari.

Pada bulan Desember 2020 juga rata-rata lama menginap tamu mancanegara turun menjadi 2,60 hari dibandingkan pada bulan November 2020 selama 3,16 hari.

“Adapun rata-rata lama menginap tamu nusantara pada bulan Desember 2020 turun menjadi 1,44 hari dibandingkan bulan November 2020 yang selama 1,55 hari,”ungkapnya. (Hiro Tuames/Humas BPS NTT)