Gubernur VBL Dipastikan Tak Ikut Vaksinasi COVID-19 Perdana

oleh -38 views

Suara-ntt.com, Kupang-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dipastikan tidak mengikuti vaksinasi COVID-19 perdana di tingkat Provinsi NTT yang akan dilaksanakan besok, Kamis (14/1/2021).

Hal itu dikarenakan orang nomor satu di NTT itu terkonfirmasi positif COVID-19 melalui hasil tes pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) pada Selasa (12/1/2021) malam di Jakarta.

“Untuk suntikan perdana di tingkat provinsi rencana semulanya termasuk Bapak Gubernur. Namun karena Bapak Gubernur saat ini terkonfirmasi positif COVID-19 maka tentunya beliau tidak termasuk dalam 10 orang yang diberi vaksin,” kata Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Rabu (13/1/2021).

Ia juga menjelaskan, vaksinasi COVID-19 adalah salah satu upaya menciptakan imun tubuh terhadap virus COVID-19.

“Tetapi itu tidak berarti nanti kalau warga sudah divaksin taat protokol kesehatan, terutama tiga M yakni menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan itu diabaikan,” ujar Polo Maing.

“Tiga M itu tetap menjadi upaya utama kita semua dalam rangka meminimalisir peningkatan penyebaran virus covid-19,” lanjutnya.

Ia mengatakan, pemerintah akan terus menegakan disiplin protokol COVID-19 baik melalui himbauan dan penegakan aturan terkait virus mematikan ini.

Pada kesempatan yang sama Sekda Polo Maing juga didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr.Messerasi Ataupah yang juga adalah Ketua Satgas percepatan penanganan COVID-19.

“Hari ini sesuai jadwal vaksinasi nasional akan dilaksanakan perdana terhadap Presiden dan di daerah akan dilanjutkan sesuai jadwal,”jelasnya.

Lebih lanjut kata dia bahwa vaksin untuk masyarakat NTT hanyalah untuk membantu perkuat imun tubuh saja. Tidak berarti pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) bisa kendur tetapi harus tetap dilaksanakan.

“Oleh karena itu, saya imbau agar seluruh pihak masyarakat tetap tegakkan disiplin. Pemerintah akan terus usahakan pantau pelaksanaan prokes dan penegakan disiplin,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr.Messerasi Ataupah mebgatakan, besok, Kamis, 14 Januari 2021 akan dilakukan vaksinasi social savety, yang dipilih dan dikoordinasikan ke Kemenkes 10 orang.

“Besok akan dicek kesehatan ke-10 orang tersebut untuk selanjutnya akan divaksin,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk kabupaten Kupang sudah didistribusikan dan hari ini akan didistribusikan ke Kota Kupang.

“Kami masih menunggu akan ada kiriman lagi untuk didistribusi ke-20 kabupaten lain, sambil menunggu persiapan ruangan, sarana kesehatan di daerah dipersiapkan dengan baik.”

“Karena bila kondisi penyimpanan tidak cukup dingin, maka vaksin akan rusak dan tidak bisa dipergunakan, bila ruangan penyimpanan kurang dari dua derajat. Karena itu kami minta agar pemerintah kabupaten/kota persiapkan coold room untuk penyimpanan,”tambahnya.

Lebih lanjut kata dia, ada laporan bahwa sarana kesehatan di kabupate/kota di NTT belum siap hingga saat ini. Dengan demikian siapkan dulu sarana lantai dingin. Karena di NTT makin tinggi angka positif menjadi 2.807.

“Pada Selasa, 12 Januari 2021 kemarin positif COVID-19 tambah 181. Kota Kupang 155 orang. Untuk satgas kabupaten/kota akan diback up untuk lakukan protokol kesehatan dan penegakan disiplin,”pungkasnya. (HT)