NTT Diharapkan Jadi Kontribusi Energi Listrik Bagi Indonesia

oleh -23 views

Suara-ntt.com, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berharap agar suatu saat bisa memberikan kontribusi terhadap kebutuhan energi listrik secara nasional.

“Kita berharap suatu saat ke depan NTT menjadi suatu provinsi yang akan memberikan kontribusi terhadap kebutuhan listrik secara nasional,”kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu kepada wartawan di Lantai I Kantor Gubernur NTT, Senin (5/9/2020).

Jelamu mengatakan, kekuatan dari Pulau Sumba bukan hanya menjadi pusat energi baru terbaharukan. Tetapi Sumba juga adalah salah satu pulau terindah di dunia. Dan ini semua akan menjadi branding besar bagi NTT. Jika energi baru terbaharukan dikembangkan maka akan mendapatkan banyak nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Tentu kita berharap diskusi antara bapak presiden dan gubernur di Labuan Bajo beberapa hari lalu terkait pulau Sumba sebagai pusat pengembangan energi baru terbaharukan akan menjadi kenyataan. Dan hal itu juga sudah dibicarakan oleh Komisi VII DPR RI dan tentu kita berharap suatu saat NTT akan menjadi penyokong atau supplay bagi NTT, NTB, Bali dan Jawa,”ungkapnya.

Dikatakan, ketika NTT menjadi pusat energi listrik berbasis matahari itu dikembangkan maka akan banyak dampak bagi kehidupan ekonomi, sosial dan lain sebagainya masyarakat NTT khususnya masyarakat Sumba.

“Tentunya ini menjadi branding NTT selain Taman Nasional Komodo sebagai destinasi wisata super prenium dan Sumba juga mempunyai destinasi wisata yang unik dan kekayaan savana dengan megalitiknya yang begitu unik,”ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT ini.

Menurutnya, Pulau Sumba adalah satu-satunya pulau di Indonesia yang panasnya cukup untuk pengembangan energi baru dan terbarukan. Karena itu, pada 1 Oktober 2020 diadakan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi VII DPR RI terkait aspirasi mengenai Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT).

Berdasarkan riset ilmiah, kata Marius, Pulau Sumba sangat pas untuk pengembangan EBT. Dan kekuatan energi di pulau Sumba 20.000 Megawati.

“Bapak Gubernur menamakan inisiasi itu dari Sumba menuju Indonesia. Dimasa depan NTT khususnya Sumba akan dijadikan pusat pengembangan energi matahari.Ketika energi ini dikembangkan maka kita akan mendapatkan energi yang sehat, energi yang ramah lingkungan,”pungkasnya. (Hiro Tuames)