Bupati Masneno Apresiasi Inovasi Gapoktan Muda Mandiri Kelola Jajanan Berbahan Tepung Jagung

oleh -65 views

Suara-ntt.com, Oelamasi-Bupati Kupang Korinus Masneno memberi apresiasi atas inovasi yang dilakukan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Muda Mandiri yang berani mengelola jajanan berbahan dasar tepung jagung. Hal ini jelas akan semakin memperkaya jajanan khas Kabupaten Kupang yang ada di Oesao.

“Saya apresiasi Gapoktan Muda Mandiri yang menanam jagung, mengolah menjadi tepung dan membuat jajanan yang berbahan dasar jagung,”katanya ketika melaunching gerakan diversifikasi pangan lokal pengolahan tepung jagung di Oesao Kecamatan Kupang Timur, Jumat (11/09-2020).

Dia mengatakan, pemanfaatan pangan lokal jagung menjadi aneka makanan sangat diminati saat ini dan menggerakan lima Kelompok Tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani Muda Mandiri melakukan kegiatan ini. Kegiatan launching diversifikasi pangan lokal ini juga menandai diresmikannya gerai jajanan murni tepung jagung oleh lima gapoktan tersebut di Oesao.

Dikatakan dengan bekerja keras dan memanfaatkan pangan lokal secara baik bisa berdampak ekonomi lewat pengembangan usaha. Saat ini Pemerintah Kabupaten Kupang lewat program tanam jagung panen sapi (TJPS) sedang menaman jagung di lahan seluas 2.600 hektar sehingga potensi pengembangan pangan lokal ini sangat besar. Dan diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Meskipun dirinya menjabat sebagai Bupati namun tidak segan-segan untuk bertani dan menanam jagung yang diikuti oleh perangkat daerah (PD) di civic center Oelamasi.

“Mari kita bergandengan tangan, membangun Kabupaten Kupang bersama-sama. Bekerja dan memanfaatkan potensi yang dimiliki secara baik. Tentu Pemerintah hadir dan siap memfasilitasi rakyat untuk bangkit,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan pembangunan di Kabupaten Kupang menerapkan pola pembangunan berbasis ekonomi kerakyatakan, yakni memulai dari apa yang ada pada rakyat, bisa dikerjakan masyarakat dan dapat dinikmati juga oleh masyarakat itu sendiri.

Dirinya yakin dengan semangat untuk bekerja dan berinovasi sebagai bentuk upaya bersama memajukan Kabupaten Kupang yang maju, mandiri dan sejahtera dapat terwujud. Dengan program Revolusi 5 P menjadi spirit bersama mengenjot potensi yang ada khususnya dibidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan pariwisata.

Dalam kesempatan itu, Bupati Masneno mengajak para petani untuk terus bekerja dalam satu totalitas sistem dengan baik, dimulai dari menanam, merawat, memanen, mengolah, produksi dan memasarkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi ekonomi masyarakat.

Dia juga mengharapkan agar setiap kegiatan di perangkat daerah dapat membeli pangan lokal dari Kabupaten Kupang khususnya dari Oesao dalam rangka membantu pergerakan ekonomi masyarakat khususnya di lokasi jajanan kuliner Oesao.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taemenas mengajak semua komponen masyarakat mendukung program Revolusi 5 P di Kabupaten Kupang dengan berkerja keras seperti yang dilakukan oleh gapoktan Muda Mandiri.

Dijelaskan bahwa potensi pasar olahan jagung sangat baik dan sesuai dengan kondisi dimana jagung dapat diolah untuk berbagai kebutuhan seperti makanan ringan, jajanan, bahan baku industri, bahkan dikonsumsi sebagai makanan pokok.

“Di dunia jagung merupakan makanan pokok nomor tiga dan di Indonesia makanan pokok nomor dua. Apalagi kita yang ada di NTT, jagung lekat dengan kehidupan kita sehari-hari,”bebernya.

Terkait dengan pengolahan tepung jagung seperti yang dilakukan Gapoktan Muda Mandiri jelasnya sangat baik dan positif karena menggenjot produksi jagung agar semakin banyak lagi.

Untuk instansi terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang dan PPL, dia berharap dapat melakukan pendampingan dan dukungan bagi petani dalam pengembangan produktifitas pertanian jagung di Kabupaten Kupang.

Sementara itu salah satu pengurus Gapoktan Muda Mandiri, Darwin Lusi dalam penjelasannya mengungkapkan Gapoktan Muda Mandiri terdiri dari 5 Kelompok Tani diantaranya Poktan Nusa Hijau Lestari, Fajar Pagi, Galehi, Pokdale dan Poktan Viktory dengan jumlah anggota 94 orang dan mengelola lahan seluas 103 Hektare.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kupang Korinus Masneno dan Ketua DPRD yang berkenan hadir dan melaunching pengolahan tepung jagung dan gerai jajanan murni tepung jagung yang diharapkan akan berkembang dengan baik dan berdampak pada kesejahteraan anggota.

Dijelaskan, Gapoktan Muda Mandiri menghasilkan 15 jenis kue berbahan dasar tepung jagung dan siap dipasarkan. Dirinya berharap kedepan akan terus berkreasi dan menghasilkan jenis-jenis jajanan dan kue terbaru dengan memanfaatkan tepung jagung ini. (Hiro Tuames/Humas dan Protokol Kabupaten Kupang)