Kehadiran Program TJPS Diharapkan Bawa Berkah Bagi Petani di NTT

oleh -25 views

Suara-ntt.com, Kupang-Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Provinsi NTT menyambut baik kehadiran Program tanam jagung panen sapi (TJPS). Program tersebut diharapkan setidak-tidaknya memberi dan membawa berkah bagi masyarakat di NTT. Dengan demikian, simpul masa kini dan masa depan dengan masa lalu mengingat ternak dan jagung sudah ditempatkan sebagai prioritas pada masa pemerintahan sebelumnya.

“Program TJPS ini sudah tentu harus lebih baik dalam hal pola koordinasi sampai tingkat petani antara tanam jagung dan panen sapi sehingga masyarakat yang menanam jagung bisa juga memanen sapi. Pola koordinasi juga harus lebih baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota,”kata Juru Bicara Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Provinsi NTT, Jan Pieter Dj. Windy dalam pemandangan umum terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2020, di ruang sidang Kelimutu DPRD Provinsi NTT, Senin (7/9/2020).

Piter Windy mengatakan, program TJPS itu harus dapat dilakukan secara massif di lahan-lahan yang terbatas air dengan membangun sumur bor dan dengan berbagai teknologi lahan kering yang mampu diterapkan oleh anak-anak NTT.

Dikatakan, Fraksi Gerindra sangat mendukung pengembangan pariwisata dan meminta agar pemerintah dan seluruh stakeholder yang ada lebih massif dalam menggunakan media-media elektronik dan memanfaatkan event-event virtual untuk promosi pariwisata NTT.

Partai pimpinan Probowo Subianto ini juga terus mendukung kelanjutan pengembangan kawasan-kawasan dan desa-desa wisata integratif sebagai bagian dari program NTT Bangkit, NTT Sejahtera.

“Pada bidang pengembangan pariwisata integratif, pemerintah provinsi telah memulai dengan membangun desa bangkit, desa sejahtera maka hal yang sama dengan TJPS dapat diterapkan di tingkat desa,”ungkapnya.

Selain itu fraksi ini meminta untuk dilakukan audit terhadap bantuan kapal dan perahu yang disalurkan ke masyarakat. Audit diperlukan untuk mencermati kesesuain spesifikasi kapal dan perahu dimaksud dengan berbagai persyaratan dan ketentuan.

Lebih lanjut kata dia, Fraksi Gerindra menyatakan menerima Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2020 untuk dibahas sesuai dengan mekanisme yang berlaku. (Hiro Tuames)