Pemprov NTT Sementara Salurkan Bantuan Beras 220 Ton Bagi Masyarakat

oleh -60 views

Suara-ntt.com, Kupang-Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi NTT sementara berupaya untuk salurkan bantuan beras sebanyak 220 ton kepada masyarakat di 22 kabupaten/kota. Pemberian bantuan beras tersebut bersumber dari APBD I NTT.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Mese Ataupah mengatakan, beras yang dialokasikan untuk setiap kabupaten/kota
sebanyak 10 ton sehingga totalnya 220 ton.

“Untuk tahap satu ini kita sedang diproses lima ton untuk dibagikan setiap kabupaten/kota. Dan kabupaten yang sudah mendapat bantuan itu adalah Kabupaten Sikka dan Ngada,” katanya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPRD Provinsi NTT, Senin (8/6/2020).

Dijelaskan, penyaluran beras tersebut berdasarkan usulan yang masuk atau atas pertimbangan pemerintah provinsi NTT untuk diberikan kepada lembaga keagamaan/lembaga kesejahteraan sosial/panti asuhan milik swasta/organisasi sosial masyarakat dan masyarakat NTT kurang mampu di kabupaten/kota se-NTT yang dipandang sangat membutuhkan dan belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) selama pandemi corona virus atau covid-19.

Dikatakan, bantuan beras dari pemerintah provinsi berbeda dengan cadangan beras pemerintah (CBP) yang disediakan Kementerian Sosial sebanyak 200 ton untuk provinsi dan 100 ton untuk masing-masing kabupaten/kota.

Upaya yang telah dilakukan antara lain; penyaluran logistik bencana ke Kabupaten Ngada, Belu, Malaka, Rote Ndao dan Nagekeo. Kabupaten lain belum disalurkan karena terbatasnya alat transportasi akibat pandemi covid-19. Logistik yang diberikan antara lain berupa lauk pauk, kebutuhan keluarga dan peralatan evakuasi.

Kemudian penyaluran beras reguler kepada lembaga keagamaan dan panti sosial (sudah disalurkan di Kabupaten Sikka dan Ngada).

Selain itu ada penyemprotan disinfektan di rumah ibadah, panti swasta dan kantor lurah.

Selanjutnya berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk menggunakan cadangan beras pemerintah (100 ton per kabupaten/kota).

Berikut rekapan kabupaten/kota yang telah menggunakan cadangan beras pemerintah antara lain; Kabupaten Ngada jumlah CBP yang digunakan sebanyak 51,7 ton, Kabupaten Manggarai sebanyak 50 ton, Kabupaten TTU sebanyak 32,6 ton, Sumba Tengah sebanyak 100 ton, TTS sebanyak 59,2 ton, Manggarai Barat sebanyak 41 ton, Kota Kupang 100 ton, Sumba Barat Daya sebanyak 35 ton dan Kabupaten Sikka sebanyak 18,3 ton. (Hiro Tuames)