Kabupaten di NTT Yang Masih Zona Hijau Silahkan Beraktivitas Seperti Biasa

oleh -27 views

Suara-ntt.com, Kupang-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta agar kabupaten-kabupaten di NTT yang sejauh ini masih masuk dalam zona hijau alias bebas dari corona virus atau covid-19 maka dipersilahkan kepada bupatinya untuk melakukan kebijakan menjalankan tata kelola pemerintahan lebih awal seperti biasanya. Tanpa harus menunggu hingga tanggal 15 Juni 2020 mendatang.

“Bagi kabupaten yang sampai saat ini masih zona hijau, gubernur mempersilahkan para bupati melakukan kegiatan atau aktivitas pemerintahan seperti biasa tidak harus menunggu sampai 15 Juni 2020 mendatang,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Selasa (26/5/2020).

Marius mengatakan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengumumkan tata kelola pemerintahan dan pembangunan ekonomi akan kembali dibuka pada tanggal 15 Juni 2020. Dimana segala bentuk aktivitas perkantoran, gereja, hotel, restoran dan tempat-tempat belanja akan kembali dibuka secara normal.

“Kesepakatan bersama antara gubernur dan forkompinda dengan para bupati dan wali kota se-NTT agar tata kelola pemerintahan dan pembangunan akan dibuka pada 15 Juni 2020 mendatang,”ungkapnya.

Dikatakan, untuk aktivitas sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA, pemerintah bersepakat tetap melakukan aktivitas belajar dari rumah dan akan tetap ditiadakan hingga waktu yang belum ditentukan oleh pemerintah.

“Bagi sekolah dari tingkat SD hingga SMA tetap melakukan proses belajar dari rumah. Kepala tetap harus melakukan proses administrasi kenaikan kelas di bulan Juni. Silahkan buat ujian online untuk kenaikan kelas,”ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, kesepakatan lain yang dibuat adalah tidak ada lagi daerah yang melakukan penutupan atau pemblokiran arus keluar dan masuk bagi orang dan barang. Dengan demikian, agar segera buka kembali dan tidak boleh lagi terjadi aksi pemblokiran di kawasan perbatasan antardua wilayah.

“Transportasi yang ada harus kembali normal. Pemblokiran di perbatasan antara kabupaten harus kembali dibuka dan tidak ada lagi wilayah yang ditutup,”pungkasnya. (Hiro Tuames)