39 Warga NTT Posetif Covid-19, Tambahan dari Maumere dan Mabar

oleh -39 views

Suara-ntt.com, Kupang-Berdasarkan hasil swab dari laboratorium Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Prof. DR. W.Z Johanes Kupang, dari 46 spesimen swab yang diperiksa dapat diketahui 9 sampel yang positif corona virus atau covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. dr. Dominikus Minggu Mere mengatakan, pasien positif Covid-19 di NTT bertambah menjadi 9 orang.

Tambahan itu berasal dari hasil uji sampel swab rujukan dari Rumah Sakit Umum TC. Hilers Maumere sebanyak 8 orang dan satu orang dari Rumah Sakit Umum Labuan Bajo. Dengan demikian, pasien positif corona di NTT meningkat menjadi 39 orang.

“Dari 46 spesimen swab yang diperiksa dapat diketahui ada sembilan sampel yang positif covid-19,”kata Domi Mere didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Marius Jelamu dalam jumpa pers bersama media, Kamis (14/5/2020) siang.

Dikatakan, 8 pasien itu sebagian besar berasal dari klaster Lambelu di Maumere Kabupaten Sikka dan satu pasien positif dari Kabupaten Manggarai Barat klaster Gowa.

Dari total 39 pasien tersebut kata dia, dua pasien telah dinyatakan sembuh dan satu meninggal dunia. Sementara 36 pasien lainnya masih dalam perawatan.

Lebih lanjut dia merincikan daerah penyebaran pasien positif covid-19 di NTT antara lain;
1. Manggarai Barat : 12 kasus
2. Kota Kupang : 11 kasus
3. Sikka : 8 kasus
4. Timor Tengah Selatan : 2 kasus
5. Rote Ndao : 2 kasus
6. Flores Timur : 1 kasus
7. Nagekeo : 1 kasus
8. Sumba Timur : 1 kasus
9. Ende : 1 kasus

Menurutnya, saat ini NTT memiliki 11 Rumah Sakit Rujukan Covid-19. Namun, melihat estalasi kenaikan kasus, seluruh Rumah Sakit Second Line (penyangga) di NTT wajib melayani dan melakukan perawatan terhadap pasien positif Covid-19.

“Melihat topografi NTT, kita tidak bisa melakukan rujukan pasien baik lewat transportasi laut maupun udara. Karena itu, seluruh RS di NTT harus melakukan pelayanan pasien covid-19,” ungkapnya.

Untuk mendukung pelayanan RS Second Line, Pemprov NTT telah mempersiapkan alat pelindung diri (APD), tenaga medis hingga dokter spesialis paru, yang siap dikirim ke rumah sakit yang membutuhkan dengan menggunakan transportasi udara yang telah disiapkan Pemprov NTT.

Dominikus mengaku, Pemprov NTT saat ini telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendatangkan alat tes cepat.

“Kita saat ini masih kendala di tenaga operasi alat swab tetapi kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat,”pungkasnya. (HT)