Hotel Sasando Dijadikan Alternatif Tempat Isolasi Penderita Corona di NTT

oleh -16 views

Suara-ntt.com, Kupang-Sasando Internasional Hotel Kupang akan dijadikan alternatif tempat isolasi bagi penderita corona virus atau civid-19 di Provinsi NTT.

Hal itu dilakukan jika terjadi lonjakan pasien dari virus mematikan ini dan tidak bisa tertampung di beberapa rumah sakit yang telah disediakan oleh pemerintah provinsi.

“Kita ada siapkan beberapa rumah sakit di NTT sebagai tempat untuk isolasi bagi yang mendapat corona virus. Jika terjadi lonjakan maka Sasando Internasional Hotel Kupang akan dijadikan sebagai alternatif untuk menampung yang terdampak covid-19 ini,” kata kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) didampingi oleh Wakil Gubernur NTT, Joseph A. Nae Soi, Sekertaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius A. Jelamu kepada wartawan di lantai dua Kantor Gubernur NTT, Selasa, (24/3/2020).

Gubernur NTT mengatakan, siang ini, Selasa, 24 Maret 2020 akan berkunjung ke Klinik Pratama Kartika Undana Kupang untuk mengecek kelengkapan yang ada.

“Saya akan berkunjung kesana untuk mengecek kelengkapan yang ada. Apakah masih kurang tempat tidur atau fasilitas lainnya supaya kita bereskan semuanya,”ungkapnya.

Dikatakan, Indonesia saat ini
hanya memiliki obat klorokuin sebagai pilihan kedua karena belum ditemukan obat untuk pencegahan corona virus ini.

Menurutnya, penyakit ini baru dan biasanya orang belum menyadari betul dan jika sudah terkena sakit baru sadar.

“Tentu melalui momentum yang baik ini sebagai gubernur saya menyarankan kepada kita semua untuk menahan diri sesat daripada kita mengalami sakit yang berkepanjangan.

Menahan diri untuk beberapa minggu dan itu akan memotong mata rantai virus ini kepada banyak orang.

“Bukan kita takut tapi jika terkena dan sakit maka bisa bawa virus kemana-mana. Dan kita takut karena bagian dari menyebarkan virus itu. Oleh karena itu saya meminta kepada kita yang berada di kota-kota besar seperti Kota Kupang dan lain sebagainya untuk sesegera mungkin ada kesadaran secara kolektif untuk menahan diri, tinggal di rumah, belajar di rumah, bekerja di rumah dan berdoa di rumah itulah langkah-langkah yang disampaikan oleh bapak presiden”.

“Apabila kita lakukan imbauan-imbauan itu secara baik untuk dua sampai tiga minggu ke depan dan kita akan memotong mata rantai penyebaran virus ini maka kita akan selamat,”pungkasnya. (Hiro Tuames)