Desa Malata Menuju Desa Digital

oleh -32 views

Suara-ntt.com, Waikabubak-Dinas Komunikasi Informasi, Persandian dan Statistik (DKIPS) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumba Barat menggandeng Bank NTT dan Telkomsel dalam pengembangan Desa Malata menuju desa digital (DEDI), terutama dalam pengembangan UMKM yang akan diarahkan menuju e-commerce.

Kepala Bank NTT Cabang Waikabubak, Yuan A. Taneo mengatakan, digitalisasi merupakan tuntutan serta kebutuhan yang akan menjadi tantangan tersendiri kedepan dalam peningkatan efektivitas dan efisiensi usaha. Berbagai edukasi peningkatan pemahaman (literasi) secara bertahap dari segala jenjang usia, pendidikan dan pekerjaan sangat dibutuhkan.

Untuk itu Bank NTT Cabang Waikabubak telah memberikan bantuan CSR senilai Rp 20 juta (20.000.000) yang secara riil berupa 3 (tiga) unit PC (Personal Computer) guna mendukung edukasi digital di Desa Malata.

Bantuan CSR Bank NTT kata dia untuk mendukung e-learning Malata menuju DEDI serta bantuan pengembangan beberapa usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Malata.

Dikatakan, saat ini Bank NTT  telah mengembangkan Agen DIA BISA (Digital Agent Bank NTT dan Mahasiswa) di Desa Malata. Produk Bank NTT ini bisa menjadi salah satu pendorong perkembangan digitalisasi di Malata yang dapat menumbuhkan minat usaha kecil untuk melakukan usahanya lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan layanan perbankan m-banking/sms banking  yang disediakan oleh Bank NTT.

Bantuan tersebut kata dia sebagai salah satu bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, yang juga adalah pemegang saham Bank NTT dalam upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di Kabupaten Sumba Barat.

Selain itu, apa yg dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan peran dan fungsi Bank NTT sebagai bank daerah yang berkewajiban untuk turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, mengoptimalkan potensi daerah guna menggerakan ekonomi daerah selain juga memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Lebih lanjut kata dia, dengan adanya Dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang disalurkan oleh pemerintah kepada masyarakat di desa mesti dijadikan sebagai momentum pengembangan ekonomi di desa dalam rangka mengatasi dan mempermudah UMKM terhadap akses modal, akses informasi, akses teknologi, akses pasar dan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

“Untuk itu Bank NTT memastikan diri untuk hadir agar kita bersama-sama membangun ekonomi dari desa. Ayo semangat bersama kita bisa,”kata Yuan.

Bank NTT Cabang Waikabubak Gelar Aneka Kegiatan

Yuan juga mengatakan, selama sebulan sebelum pelaksanaan launching ini sejak tanggal 17 Pebruari 2020 lalu disponsori oleh Bank NTT dilakukan lomba tarian antar dusun, lomba fashion show pakaian adat se-Desa Malata, lomba makanan lokal dan juga lomba bola voli antar dusun.

Hal ini dilakukan untuk membangkitkan semangat dan kebanggaan terhadap budaya dan potensi yang dimiliki oleh Desa Malata.

Dia menjelaskan, kegiatan launching desa digital, kelompok informasi masyarakat (KIM), akses internet (AI), television commercial (TVC) dan Website Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Program ini merupakan kerjasama Dinas Komunikasi Informasi, Persandian dan Statistik (DKIPS) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sumba Barat menggandeng Bank NTT dan Telkomsel.

Untuk diketahui bahwa lokasi kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Desa Malata Kecamatan Tanarighu Kabupaten Sumba Barat pada Jumat, 28 Pebruari 2020 dan akan dihadiri oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.(Hiro Tuames)