10 Pejabat Eselon II Dilantik, Enam Dikukuhkan

oleh -17 Dilihat

Suara-ntt.com, Kupang-Wakil Gubernur NTT, Josep A. Nae Soi melantik 16 pejabat Eselon II di lingkup Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ke-16 pejabat Eselon II itu 10 diantaranya dilantik sementara enam pejabat lainnya dikukuhkan.

Berikut para Pejabat Eselon II yang dilantik diantaranya :

1. Drs. Jamaludin Ahmad MM,
Jabatan lama : Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi NTT
Jabatan Baru : Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT.

2. Cosmas Lana SH, M.Si
Jabatan lama : Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah Provinsi NTT
Jabatan Baru: Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan dan Pengembangan Daerah Provinsi NTT

3. Drs. Benyamin Lola M.Pd
Jabatan lama : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT
Jabatan Baru : Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi NTT

4. Ir. Ferdi J. Kapitan :
Jabatan lama : Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi NTT
Jabatan Baru : Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan

5. dr. Meserasi D.P. Ataupah
Jabatan lama : Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT.
Jabatan Baru : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT

6. Silvia R. Pekudjawang SP, MM
Jabatan lama: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT.
Jabatan baru : Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT

7. Ir. Yohanes Oktavianus MM,
Jabatan Lama : Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
Jabatan baru : Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT

8. Linus Lusi SP, M.Pd:
Jabatan lama : Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT
Jabatan baru : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT

9. Lecky F. Koli, S.TP
Jabatan Lama : Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi NTT
Jabatan baru : Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT

10. Yohana E. Lisapalily SH, M.Si
Jabatan lama : Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT
Jabatan baru : Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi NTT

Sementara itu Pejabat Eselon Ii yang dikukuhkan yaitu:
1. Ir. Samuel Rebo : Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Setda NTT

2. Drs. Samuel Pakereng M.Si : Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan

3. Dra. Bernadeta Usboko : Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat

4. Ganef Wurgianto, A.Pi : Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT

5. Dr. Drs. Zet Libing M.Si : Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT

6. Drs. Thobias Ngongo Bulu : Sekretaris DPRD Provinsi NTT

NTT Mau Berubah Dibutuhkan Kerja Tim yang Solid

Pada sisi lain Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan untuk mewujudkan perubahan pembangunan daerah yang hebat dan besar maka diperlukan kinerja tim birokrasi yang solid.

Hal itu dikatakan dalam acara Pengukuhan dan Pelantikan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang diselenggarakan di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Senin (3/8/2020).

Kerja Tim tersebut ditunjukan oleh Gubernur dan wakil Gubernur saat membagi peran dalam melaksanakan Pengukuhan dan pelantikan dimaksud, selanjutnya para pejabat pimpinan tinggi Pratama melanjutkan dan menterjemahkanya dalam melaksanakan tugas selanjutnya di hari esok.

“Kalau mau ada perubahan besar bagi Provinsi ini, maka setiap pekerjaan yang kita lakukan harus dikerjakan oleh tim yang solid. Tidak bisa dikerjakan oleh orang biasa. Dalam birokrasi ini harus orang hebat dan luar biasa untuk melakukan hal-hal besar”.

“Tentunya bukan pekerjaan yang mudah. Kita pakai tolak ukur berdasarkan kinerja. Birokrasi adalah aset utama provinsi ini dan bila birokrasi gagal dalam mendesain, berpikir dan bertindak maka provinsi ini juga gagal dalam tumbuh dan berkembang. Maka dari itu pelayanan birokrasi pun harus lebih baik bagi masyarakat, apalagi sekarang semua dituntut dengan kecepatan dan kecerdasan serta hati yg tulus,” tegas Gubernur.

Dikatakan, dengan jabatan yang ada maka dituntut untuk bekerja cepat dan penuh tanggung jawab dilapangan layaknya sebuah mesin.

“Harus bisa adaptasi dan juga mampu menghasilkan inovasi yang hebat. Jangan terjebak dengan cara kerja dan pola pikir yang lama,”katanya.

Lebih lanjut dia meminta agar penanganan masalah dilapangan harus diatasi dengan cara perencanaan dan desain yang lebih maksimal. Misalkan permasalahan didaerah ini seperti angka stunting yang tinggi dan tingginya kasus DBD.

“Tanggung jawab kita besar untuk rakyat. Maka dari itu harus kerja keras karena apa yang kita lakukan semua ini untuk kepentingan rakyat,” ujar Gubernur Viktor. (Hiro Tuames/ Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)